Mulai tanggal 8 Januari 2011 kemarin, layar kaca Indonesia untuk sore akhir pekan akan dihiasi siaran langsung liga sepakbola pada dua stasiun TV yang berbeda. Liga Primer (bukan Panigoro-red) Indonesia atau disingkat LPI yang tayang di Indosiar dan Liga Super Indonesia (bukan Sekunder-red) atau disingkat LSI yang tayang di ANTV. Kedua kompetisi berbeda ini sama-sama mengklaim dirinya sebagai kompetisi profesional di Indonesia. LSI yang diselenggarakan PSSI telah berusia kurang lebih dua dekade, konon katanya masih jauh dari yang namanya profesional. Sedangkan LPI yang kemarin baru memasuki laga perdana bercita-cita mewujudkan liga yang benar-benar profesional, konon kata PSSI merupakan liga ilegal. Terus, setelah sama-sama tampil manakah yang lebih profesional?

Indikator profesionalisme sebuah liga tentunya sangat banyak, antara lain penyelenggara dan manajemennya, klub peserta dan manajemennya, sistem pendanaan, kompisisi pemain, wasit dan perangkat pertandingan lainnya, lapangan dan fasilitas stadion lainnya, termasuk juga keterlibatan  pihak sponsor yang mutlak diperlukan dalam era industri sepakbola profesional. Dalam kesempatan ini, indikator terakhir yaitu sponsor yang hendak saya bahas. Dilihat dari sponsornya manakah yang lebih profesional, LPI yang baru berumur sehari ataukah LSI yang telah berusia ABG?

Namun, di sini saya hanya akan memberikan data terkait sponsor yang nampang di lapangan saat pertandingan yang disiarkan kemarin, yaitu LPI ada Solo FC vs Persema dan LSI ada Semen Padang vs Persela. Data yang saya tampilkan sebatas yang terlihat di layar kamera sepanjang pertandingan, ada kemungkinan ada sponsor yang tidak sempat di-shoot sehingga tidak masuk data. Untuk selanjutnya terserah saudara-saudara semua yang menilai. Juga mohon maaf karena terpaksa menyebut merk, tetapi diupayakan tanpa disertai ilustrasi produk.

Pertama, nama-nama sponsor yang nampang di Stadion Agus Salim (LSI – ANTV) sebagai berikut:

  1. BOLA (Tabloid olahraga nasional)
  2. Djarum Super (Sponsor utama LSI)
  3. ANTV (Official TV Partner LSI)
  4. Semen Padang (“Pemiliknya” klub yang sedang bermain Semen Padang)
  5. Nike (cukup jelas)
  6. Padang Ekspres (Surat kabar lokal)

Kedua, nama-nama sponsor yang nampang di Stadion Manahan Solo (LPI – Indosiar) sebagai berikut:

  1. Indosiar (Official TV Partner LPI)
  2. Coca-Cola (cukup jelas)
  3. Clear-men (Merk sampho terkenal)
  4. Rexona-men (Merk deodorant terkenal)
  5. Bank Saudara (Group Medco – pemiliknya Arifin Panigoro – penggagas LPI)
  6. Koran Tempo (Surat kabar nasional)
  7. Asuransi Kresna

Bagaimana penilaian anda, mana yang lebih profesional? Dipersilakan pendapat maupun analisisnya.